PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM

Jurusan/Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) adalah salah satu jurusan pada Fakultas Ushuluddin, Dakwah dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang berdiri pada tahun 2014. Program studi ini telah melalui beberapa tahapan sebagai berikut;

  • Pada tahun 1997 berdiri Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) “Sultan Maulana Hasanuddin Banten” (SMHB) Serang Berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 11 Tahun 1997.  Pada tanggal 1 Agustus 1997 ketua STAIN SMHB Serang menerbitkan SK tentang Pendirian Prodi-prodi di Lingkungan STAIN SMHB Serang dengan SK No. ST.29/HK.00.5/471/1997. Pendirian program studi ini kemudian diperkuat dengan Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: Dj.II/376 Tentang Penyelenggaraan Program Studi pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) ”Sultan Maulana Hasanudin Banten” Serang.      
  • Pada tahun 2004, STAIN “Sultan Maulana Hasanuddin Banten” Serang mengalami alih status menjadi IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berdasarkan Keputusan Presiden RI No 91 Tahun 2004, tanggal 18 Oktober 2004.

           Pada Tahun 2014 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) berdiri di bawah naungan Fakultas Ushuluddin, Dakwah dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berdasarkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor : 1465 Tahun 2014 tanggal 13 Maret 2014.

Prodi PMI berusaha meningkatkan kualitas pengajaran sebagai wujud implementasi realisasi visi dan misinya. Dalam hal ini, proses perencanaan, perbaikan, dan pengembangan program yang melibatkan semua sivitas akademika untuk meningkatkan relevansi, atmosfer akademik, manajemen internal, sustainabilitas, efisiensi dan efektivitas program studi selalu dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Sementara itu, untuk aspek relevansi dan kompetensi yang harus disediakan oleh Prodi PMI dapat dilihat pada proses pengembangan kurikulum yang telah diarahkan untuk peningkatan kompetensi profesional, individual, dan sosial yang juga diintegrasikan secara kontekstual. Hasilnya, kurikulum Prodi PMI diwujudkan melalui proses pembelajaran yang selalu mempertimbangkan kompetensi baik hard skill ataupun soft skill, dan selanjutnya dilakukan evaluasi secara berkala dengan melibatkan pihak-pihak yang kompeten.

Proses pembelajaran yang dilaksanakan pada Prodi PMI didukung oleh tenaga pendidik (SDM) yang sebagian besar berkesesuaian dengan Prodi PMI di mana seluruh tenaga pendidik berlatar belakang pendidikan S2 dan S3. Pada tahun 2016, Prodi PMI memiliki 8 orang dosen tetap yang keahliannya sesuai dengan keahlian Prodi PMI dengan rincian: 4 orang berpendidikan S3 dan 4 orang berpendidikan S2 dan 4 dosen tetap yang bidang keahliannya di luar bidang program studi dengan rincian: 3 orang berpendidikan S3 dan 1 orang berpendidikan S2. Hampir seluruh dosen pada program studi PMI memiliki prestasi akademik yang baik yang dapat dibuktikan dengan hasil karya penelitian dan dipublikasikan pada jurnal tingkat lokal, nasional maupun internasional, serta telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah ketiga tingkat tersebut.

Prodi PMI menerapkan sistem pembelajaran berbasis kompetensi, dengan tujuan peningkatan proses pembelajaran secara efektif dan efisien. Efisiensi proses pembelajaran dilakukan dengan melibatkan beberapa komponen yang terintegrasi seperti: kurikulum, materi perkuliahan, metode dan strategi pembelajaran, kualitas SDM, dan sarana prasarana yang memadai, untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dan bermutu. Kurikulum dan materi perkuliahan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan juga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode dan strategi pembelajaran dipilih sesuai dengan pencapaian tujuan Prodi PMI untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompetensi di bidangnya.